sn35.52:1.1 “Para bhikkhu, segala sesuatu terkontaminasi.
sn35.52:1.2 Dan apakah, para bhikkhu, segala sesuatu yang terkontaminasi itu?
sn35.52:1.3 Mata, para bhikkhu, terkontaminasi; bentuk-bentuk terkontaminasi; kesadaran mata terkontaminasi; kontak mata terkontaminasi.
sn35.52:1.4 Dan perasaan apa pun yang muncul dengan kontak mata sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—itu juga terkontaminasi.
sn35.52:1.5 Lidah terkontaminasi; rasa-rasa terkontaminasi; kesadaran lidah terkontaminasi; kontak lidah terkontaminasi.
sn35.52:1.6 Dan perasaan apa pun yang muncul dengan kontak lidah sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—itu juga terkontaminasi.
sn35.52:1.7 Tubuh terkontaminasi …
sn35.52:1.8 Pikiran terkontaminasi; objek-objek pikiran terkontaminasi; kesadaran pikiran terkontaminasi; kontak pikiran terkontaminasi.
sn35.52:1.9 Dan perasaan apa pun yang muncul dengan kontak pikiran sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—itu juga terkontaminasi.
sn35.52:1.10 Melihat demikian, para bhikkhu, siswa mulia yang terpelajar menjadi jijik terhadap mata, jijik terhadap bentuk-bentuk, jijik terhadap kesadaran mata, jijik terhadap kontak mata.
sn35.52:1.11 Dan perasaan apa pun yang muncul dengan kontak mata sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—ia juga menjadi jijik terhadapnya …
sn35.52:1.12 Ia menjadi jijik terhadap pikiran, jijik terhadap objek-objek pikiran, jijik terhadap kesadaran pikiran, jijik terhadap kontak pikiran.
sn35.52:1.13 Dan perasaan apa pun yang muncul dengan kontak pikiran sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—ia juga menjadi jijik terhadapnya.
sn35.52:1.14 Dengan menjadi jijik, ia menjadi bosan; karena bosan, ia terbebaskan; ketika terbebaskan, muncullah pengetahuan: ‘Terbebaskan.’
sn35.52:1.15 Ia memahami: ‘Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini.’”
sn35.52:1.16 Kesepuluh.
sn35.52:1.17 Bab Semua Tidak Kekal, yang kelima.