sn35.246:4.1 Misalkan, para bhikkhu, seorang raja atau menteri utama raja belum pernah mendengar suara kecapi lengkung.
sn35.246:4.2 Ia mendengar suara kecapi itu.
sn35.246:4.3 Ia akan berkata:
sn35.246:4.4 'Tuan, suara apakah ini yang begitu menggairahkan, begitu memikat, begitu memabukkan, begitu melenakan, begitu mengikat?'
sn35.246:4.5 Mereka akan menjawabnya:
sn35.246:4.6 'Itu, Tuan, disebut kecapi lengkung, yang suaranya begitu menggairahkan, begitu memikat, begitu memabukkan, begitu melenakan, begitu mengikat.'
sn35.246:4.7 Ia akan berkata:
sn35.246:4.8 'Pergilah, Tuan-tuan, bawakan kecapi lengkung itu untukku.'
sn35.246:4.9 Mereka pun membawakannya kecapi lengkung itu.
sn35.246:4.10 Dan mereka akan berkata kepadanya:
sn35.246:4.11 ‘Yang mulia, inilah kecapi melengkung itu, yang suaranya begitu memikat, begitu menggoda, begitu memabukkan, begitu mengikat.’
sn35.246:4.12 Ia akan menjawab:
sn35.246:4.13 ‘Cukup dengan kecapi melengkung itu, tuan! Bawakan saja aku suaranya.’
sn35.246:4.14 Mereka akan berkata kepadanya:
sn35.246:4.15 ‘Yang mulia, kecapi melengkung ini terdiri dari banyak komponen, dirakit dari banyak bagian.
sn35.246:4.16 Ia berbunyi ketika banyak bagian itu dimainkan, yaitu:
sn35.246:4.17 bergantung pada kotak suara, kulit peresonansi, leher, pasak penyetem, senar, pick, dan usaha yang tepat dari seseorang untuk memainkannya. Demikianlah, yang mulia, kecapi melengkung ini terdiri dari banyak komponen, dirakit dari banyak bagian,
sn35.246:4.18 yang berbunyi ketika banyak bagian itu dimainkan.’
sn35.246:4.19 Lalu ia akan membelah kecapi itu menjadi sepuluh keping atau seratus keping, kemudian memecahnya menjadi serpihan-serpihan kecil.
sn35.246:4.20 Setelah memecahnya menjadi serpihan-serpihan kecil, ia akan membakarnya dengan api, dan setelah dibakar, ia akan menjadikannya abu.
sn35.246:4.21 Setelah menjadikannya abu, ia akan menaburkannya ke angin kencang atau menghanyutkannya ke arus sungai yang deras.
sn35.246:4.22 Kemudian ia akan berkata:
sn35.246:4.23 ‘Ternyata tidak ada apa-apanya benda yang disebut kecapi melengkung ini, atau apa pun yang disebut kecapi melengkung! Tetapi orang-orang membuang-buang waktu dengannya, lengah dan tidak waspada!’
sn35.246:4.24 Demikian pula, para bhikkhu, seorang bhikkhu menyelidiki bentuk sejauh mana pun bentuk itu dapat dicapai, menyelidiki perasaan sejauh mana pun perasaan itu dapat dicapai, menyelidiki persepsi sejauh mana pun persepsi itu dapat dicapai, menyelidiki bentukan-bentukan mental sejauh mana pun bentukan-bentukan mental itu dapat dicapai, menyelidiki kesadaran sejauh mana pun kesadaran itu dapat dicapai.
sn35.246:4.25 Ketika ia menyelidiki bentuk sejauh mana pun bentuk itu dapat dicapai, menyelidiki perasaan …
sn35.246:4.26 menyelidiki persepsi …
sn35.246:4.27 menyelidiki bentukan-bentukan mental …
sn35.246:4.28 menyelidiki kesadaran sejauh mana pun kesadaran itu dapat dicapai,
sn35.246:4.29 apa pun yang tadinya baginya adalah ‘aku’ atau ‘milikku’ atau ‘aku ada’, itu pun tidak lagi ada baginya.”
sn35.246:4.30 Kesembilan.