sn35.245:5.1 Kemudian bhikkhu itu, tidak puas dengan jawaban bhikkhu tersebut, mendatangi Sang Bhagavā; setelah mendekat, ia berkata kepada Sang Bhagavā: “Di sini, Bhante, saya mendatangi seorang bhikkhu lain; setelah mendekat, saya berkata kepada bhikkhu itu:
sn35.245:5.2 ‘Sahabat, sejauh apakah penglihatan seorang bhikkhu menjadi sangat murni?’
sn35.245:5.3 Ketika hal ini dikatakan, Bhante, bhikkhu itu berkata kepada saya:
sn35.245:5.4 ‘Ketika, sahabat, seorang bhikkhu memahami sebagaimana adanya kemunculan dan lenyapnya enam bidang kontak, maka sejauh itulah penglihatan seorang bhikkhu menjadi sangat murni.’
sn35.245:5.5 Kemudian, Bhante, saya tidak puas dengan jawaban bhikkhu tersebut, mendatangi bhikkhu lain; setelah mendekat, saya berkata kepada bhikkhu itu:
sn35.245:5.6 ‘Sahabat, sejauh apakah penglihatan seorang bhikkhu menjadi sangat murni?’
sn35.245:5.7 Ketika hal ini dikatakan, Bhante, bhikkhu itu berkata kepadaku:
sn35.245:5.8 ‘Sahabat, ketika seorang bhikkhu memahami sebagaimana adanya kelima kelompok unsur yang menjadi landasan kemelekatan …
sn35.245:5.9 memahami sebagaimana adanya kemunculan dan lenyapnya empat unsur besar …
sn35.245:5.10 memahami sebagaimana adanya bahwa segala sesuatu yang memiliki sifat muncul juga memiliki sifat lenyap—sejauh itulah, sahabat, penglihatan seorang bhikkhu menjadi sangat murni.’
sn35.245:5.11 Kemudian, Bhante, karena tidak puas dengan jawaban bhikkhu itu atas pertanyaanku, aku mendatangi Bhagavā.
sn35.245:5.12 ‘Bhante, sejauh apakah penglihatan seorang bhikkhu menjadi sangat murni?’”