sn35.213-215:1.1 “Para bhikkhu, bentuk-bentuk, suara-suara, bau-bauan, rasa-rasa, sentuhan-sentuhan, dan pikiran-pikiran pada masa lampau, masa depan, dan masa sekarang adalah tidak kekal.
sn35.213-215:1.2 Apa yang tidak kekal adalah penderitaan. …”
sn35.213-215:1.3 Apa yang merupakan penderitaan adalah bukan diri.
sn35.213-215:1.4 Apa yang bukan diri harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar, yaitu: ‘Ini bukan milikku, ini bukan aku, ini bukan diriku.’
sn35.213-215:1.5 Suara-suara …
sn35.213-215:1.6 bau-bauan …
sn35.213-215:1.7 rasa-rasa …
sn35.213-215:1.8 sentuhan-sentuhan …
sn35.213-215:1.9 pikiran-pikiran adalah tidak kekal pada masa lampau, masa depan, dan masa sekarang.
sn35.213-215:1.10 Apa yang tidak kekal adalah penderitaan.
sn35.213-215:1.11 Apa yang merupakan penderitaan adalah bukan diri.
sn35.213-215:1.12 Apa yang bukan diri harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar, yaitu: ‘Ini bukan milikku, ini bukan aku, ini bukan diriku.’
sn35.213-215:1.13 Dengan melihat demikian …
sn35.213-215:1.14 ia memahami: ‘tidak ada lagi kelahiran kembali dalam kondisi ini.’”