sn35.161:1.1 Pada suatu ketika, Sang Bhagavā sedang menetap di Rājagaha, di Hutan Mangga Jīvaka.
sn35.161:1.2 Di sana Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu:
sn35.161:1.3 "Para bhikkhu, berusahalah dalam meditasi menyendiri.
sn35.161:1.4 Bagi seorang bhikkhu yang bermeditasi dalam kesunyian, segala sesuatu menjadi jelas sebagaimana adanya.
sn35.161:1.5 Dan apakah yang menjadi jelas sebagaimana adanya?
sn35.161:1.6 Mata adalah tidak kekal—ini menjadi jelas sebagaimana adanya; bentuk-bentuk adalah tidak kekal—ini menjadi jelas sebagaimana adanya; kesadaran mata adalah tidak kekal—ini menjadi jelas sebagaimana adanya; kontak mata adalah tidak kekal—ini menjadi jelas sebagaimana adanya; dan perasaan apa pun yang muncul dengan kontak mata sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—itu juga tidak kekal—ini menjadi jelas sebagaimana adanya. …
sn35.161:1.7 Pikiran adalah tidak kekal—ini menjadi jelas sebagaimana adanya; objek-objek pikiran …
sn35.161:1.8 kesadaran pikiran …
sn35.161:1.9 kontak pikiran …
sn35.161:1.10 dan perasaan apa pun yang muncul dengan kontak pikiran sebagai kondisi—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—itu juga tidak kekal—ini menjadi jelas sebagaimana adanya.
sn35.161:1.11 Para bhikkhu, berusahalah dalam meditasi menyendiri.
sn35.161:1.12 Bagi seorang bhikkhu yang bermeditasi dalam kesunyian, segala sesuatu menjadi jelas sebagaimana adanya."
sn35.161:1.13 Ke enam.