sn35.142:1.1 “Para bhikkhu, mata adalah bukan-diri.
sn35.142:1.2 Sebab dan kondisi yang memunculkan mata juga adalah bukan-diri.
sn35.142:1.3 Para bhikkhu, karena mata muncul dari apa yang bukan-diri, bagaimana mungkin ia menjadi diri? …
sn35.142:1.4 lidah adalah bukan-diri.
sn35.142:1.5 Sebab dan kondisi yang memunculkan lidah juga adalah bukan-diri.
sn35.142:1.6 Para bhikkhu, karena lidah muncul dari apa yang bukan-diri, bagaimana mungkin ia menjadi diri? …
sn35.142:1.7 pikiran adalah bukan-diri.
sn35.142:1.8 Sebab dan kondisi yang memunculkan pikiran juga adalah bukan-diri.
sn35.142:1.9 Para bhikkhu, karena pikiran muncul dari apa yang bukan-diri, bagaimana mungkin ia menjadi diri?
sn35.142:1.10 Dengan melihat demikian …
sn35.142:1.11 mereka memahami: ‘… tidak ada lagi kelahiran kembali dalam kondisi ini.’”
sn35.142:1.12 Kesembilan.