sn23.3:1.1 Di Sāvatthī.
sn23.3:1.2 Sambil duduk di satu sisi, Yang Mulia Rādha berkata kepada Sang Buddha:
sn23.3:1.3 ‘Hentinya tali penuntun menuju kelahiran, hentinya tali penuntun menuju kelahiran,’ Yang Mulia, dikatakan.
sn23.3:1.4 Apakah, Yang Mulia, tali penuntun menuju kelahiran itu, dan apakah hentinya tali penuntun menuju kelahiran itu?”
sn23.3:1.5 “Rādha, keinginan, nafsu, kesenangan, dan ketagihan terhadap bentuk; serta keterikatan, kemelekatan, penetapan pikiran, kegigihan, dan kecenderungan tersembunyi—
sn23.3:1.6 ini disebut tali penuntun menuju kelahiran.
sn23.3:1.7 Hentinya hal-hal ini adalah hentinya tali penuntun menuju kelahiran.
sn23.3:1.8 Keinginan, nafsu, kesenangan, dan ketagihan terhadap perasaan …
sn23.3:1.9 persepsi …
sn23.3:1.10 bentukan-bentukan …
sn23.3:1.11 kesadaran; serta keterikatan, kemelekatan, penetapan pikiran, kegigihan, dan kecenderungan tersembunyi—
sn23.3:1.12 ini disebut tali penuntun menuju kelahiran.
sn23.3:1.13 Hentinya hal-hal ini adalah hentinya tali penuntun menuju kelahiran.”
sn23.3:1.14 Ketiga.