sn22.99:2.1 “Para bhikkhu, misalkan seekor anjing yang diikat dengan tali yang kuat pada tiang atau pilar yang kokoh. Ia akan terus berlari dan berputar mengelilingi tiang atau pilar itu.
sn22.99:2.2 Demikian pula, para bhikkhu, seorang kaum duniawi yang tidak terpelajar, yang tidak melihat para mulia, tidak terampil dan tidak terlatih dalam ajaran mereka, yang tidak melihat orang-orang sejati, tidak terampil dan tidak terlatih dalam ajaran mereka,
sn22.99:2.3 menganggap bentuk sebagai diri …
sn22.99:2.4 menganggap perasaan sebagai diri …
sn22.99:2.5 menganggap persepsi sebagai diri …
sn22.99:2.6 menganggap bentukan-bentukan pikiran sebagai diri …
sn22.99:2.7 menganggap kesadaran sebagai diri, atau diri sebagai memiliki kesadaran, atau kesadaran di dalam diri, atau diri di dalam kesadaran.
sn22.99:2.8 Ia terus berlari dan berputar mengelilingi bentuk, perasaan, persepsi, bentukan-bentukan pikiran, dan kesadaran.
sn22.99:2.9 Dengan demikian, mereka tidak terbebas dari bentuk, perasaan, persepsi, bentukan-bentukan, dan kesadaran. Mereka tidak terbebas dari kelahiran, usia tua, dan kematian, dari duka, ratapan, sakit, kesedihan, dan keputusasaan.
sn22.99:2.10 ‘Mereka tidak terbebas dari penderitaan,’ demikian kukatakan.