sn22.97:1.1 Di Sāvatthī.
sn22.97:1.2 Sambil duduk di satu sisi, bhikkhu itu berkata kepada Sang Bhagavā:
sn22.97:1.3 “Yang Mulia, adakah bentuk apa pun yang kekal, abadi, langgeng, tidak berubah, dan akan bertahan selamanya?”
sn22.97:1.4 “Yang Mulia, adakah perasaan apa pun yang kekal, abadi, langgeng, tidak berubah, dan akan bertahan selamanya?”
sn22.97:1.5 “Yang Mulia, adakah persepsi apa pun …”
sn22.97:1.6 “Yang Mulia, adakah bentukan-bentukan kehendak apa pun yang kekal, abadi, langgeng, tidak berubah, dan akan bertahan selamanya?”
sn22.97:1.7 “Yang Mulia, adakah kesadaran apa pun yang kekal, abadi, langgeng, tidak berubah, dan akan bertahan selamanya?”
sn22.97:1.8 “Bhikkhu, tidak ada bentuk apa pun yang kekal, abadi, langgeng, tidak berubah, dan akan bertahan selamanya.
sn22.97:1.9 Tidak ada perasaan …
sn22.97:1.10 persepsi …
sn22.97:1.11 bentukan-bentukan kehendak …
sn22.97:1.12 kesadaran apa pun yang kekal, abadi, langgeng, tidak berubah, dan akan bertahan selamanya.”