sn22.9:1.1 Di Sāvatthī.
sn22.9:1.2 “Para bhikkhu, bentuk masa lalu dan masa depan adalah tidak kekal,
sn22.9:1.3 apalagi yang sekarang.
sn22.9:1.4 Melihat demikian, para bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar tidak peduli pada bentuk masa lalu,
sn22.9:1.5 tidak bergembira menantikan bentuk masa depan,
sn22.9:1.6 dan berlatih untuk kejijikan, kebosanan, dan lenyapnya bentuk masa kini.
sn22.9:1.7 Perasaan tidak kekal …
sn22.9:1.8 Persepsi tidak kekal …
sn22.9:1.9 Para bentukan mental tidak kekal, baik masa lalu maupun masa depan;
sn22.9:1.10 apalagi yang sekarang.
sn22.9:1.11 Melihat demikian, para bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar tidak peduli pada bentukan-bentukan mental masa lalu,
sn22.9:1.12 tidak bergembira menantikan bentukan-bentukan mental masa depan,
sn22.9:1.13 dan berlatih untuk kejijikan, kebosanan, dan lenyapnya bentukan-bentukan mental masa kini.
sn22.9:1.14 Kesadaran masa lalu dan masa depan adalah tidak kekal,
sn22.9:1.15 apalagi yang sekarang.
sn22.9:1.16 Melihat demikian, para bhikkhu, seorang siswa mulia yang terpelajar tidak peduli pada kesadaran masa lalu,
sn22.9:1.17 tidak bergembira menantikan kesadaran masa depan,
sn22.9:1.18 dan mereka berlatih untuk kejijikan, kebosanan, dan lenyapnya kesadaran masa kini.”
sn22.9:1.19 Kesembilan.