sn22.82:10.1 “Apakah, Bhante, kepuasan pada bentuk, apakah bahayanya, apakah jalan keluarnya;
sn22.82:10.2 apakah pada perasaan …
sn22.82:10.3 apakah pada persepsi …
sn22.82:10.4 apakah pada bentukan-bentukan kehendak …
sn22.82:10.5 apakah kepuasan pada kesadaran, apakah bahayanya, apakah jalan keluarnya?”
sn22.82:10.6 “Bhikkhu, kenikmatan dan kegembiraan yang muncul dengan bentuk sebagai kondisi—inilah kepuasan pada bentuk.
sn22.82:10.7 Bahwa bentuk adalah tidak kekal, menderita, dan tunduk pada perubahan—inilah bahaya pada bentuk.
sn22.82:10.8 Pelenyapan dan pelepasan keinginan serta nafsu terhadap bentuk—inilah jalan keluar dari bentuk.
sn22.82:10.9 Kenikmatan dan kegembiraan yang muncul dengan perasaan sebagai kondisi …
sn22.82:10.10 dengan persepsi sebagai kondisi …
sn22.82:10.11 dengan bentukan-bentukan kehendak sebagai kondisi …
sn22.82:10.12 kenikmatan dan kegembiraan yang muncul dengan kesadaran sebagai kondisi—inilah kepuasan pada kesadaran.
sn22.82:10.13 Bahwa kesadaran adalah tidak kekal, menderita, dan tunduk pada perubahan—inilah bahaya pada kesadaran.
sn22.82:10.14 Pelenyapan dan pelepasan keinginan serta nafsu terhadap kesadaran—inilah jalan keluar dari kesadaran.”
sn22.82:10.15 “Baik, Bhante,” bhikkhu itu, setelah menyetujui dan mengapresiasi perkataan Sang Bhagavā, lalu mengajukan pertanyaan lebih lanjut kepada Sang Bhagavā: