sn22.79:11.1 Bagaimana menurut kalian, para bhikkhu,
sn22.79:11.2 apakah bentuk itu kekal atau tidak kekal?”
sn22.79:11.3 “Tidak kekal, Bhante.”
sn22.79:11.4 “Jika tidak kekal, apakah itu penderitaan atau kebahagiaan?”
sn22.79:11.5 “Penderitaan, Bhante.”
sn22.79:11.6 “Jika tidak kekal, menderita, dan tunduk pada perubahan, pantaskah itu direnungkan sebagai:
sn22.79:11.7 ‘Ini milikku, inilah aku, inilah diriku’?”
sn22.79:11.8 “Tidak, Bhante.”
sn22.79:11.9 “Perasaan …
sn22.79:11.10 persepsi …
sn22.79:11.11 bentuk-bentuk mental …
sn22.79:11.12 apakah kesadaran itu kekal atau tidak kekal?”
sn22.79:11.13 “Tidak kekal, Bhante.”
sn22.79:11.14 “Tetapi jika ia tidak kekal, apakah ia penderitaan atau kebahagiaan?”
sn22.79:11.15 “Penderitaan, Bhante.”
sn22.79:11.16 “Tetapi jika ia tidak kekal, menderita, dan berubah-ubah, pantaskah ia direnungkan sebagai:
sn22.79:11.17 ‘Ini milikku, inilah aku, inilah diriku’?”
sn22.79:11.18 “Tidak, Bhante.”
sn22.79:11.19 “Oleh karena itu, para bhikkhu, bentuk apa pun juga—baik yang lampau, masa depan, maupun sekarang; internal atau eksternal; kasar atau halus; rendah atau mulia; jauh atau dekat—semua bentuk harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar: ‘Ini bukan milikku, aku bukan ini, ini bukan diriku.’
sn22.79:11.20 Perasaan apa pun juga …
sn22.79:11.21 persepsi apa pun juga …
sn22.79:11.22 bentukan-bentukan kehendak apa pun juga …
sn22.79:11.23 kesadaran apa pun juga—baik yang lampau, masa depan, maupun sekarang; internal atau eksternal; kasar atau halus; rendah atau mulia; jauh atau dekat—semua kesadaran harus dilihat sebagaimana adanya dengan kebijaksanaan benar: ‘Ini bukan milikku, aku bukan ini, ini bukan diriku.’