“Sādhu sādhu, bhikkhu.
“Bagus, bagus, bhikkhu!
“Good, good, mendicant!
Bukan Milik Diri
“Sādhu sādhu, bhikkhu.
“Bagus, bagus, bhikkhu!
“Good, good, mendicant!
Sādhu kho tvaṁ, bhikkhu, mayā saṅkhittena bhāsitassa vitthārena atthaṁ ājānāsi.
Bagus sekali engkau memahami secara terperinci makna dari apa yang Kukatakan secara singkat seperti ini.
It’s good that you understand the detailed meaning of what I’ve said in brief like this.
Rūpaṁ kho, bhikkhu, anattaniyaṁ; tatra te chando pahātabbo.
Bentuk, bhikkhu, bukan milik diri; di sana engkau harus melepaskan keinginan.
Form doesn’t belong to self; you should give up desire for it.
Vedanā …
Perasaan …
Feeling …
saññā …
Persepsi …
Perception …
saṅkhārā …
Bentukan-bentukan …
Choices …
viññāṇaṁ anattaniyaṁ; tatra te chando pahātabbo.
Kesadaran bukan milik diri; di sana engkau harus melepaskan keinginan.
Consciousness doesn’t belong to self; you should give up desire for it.
Imassa kho, bhikkhu, mayā saṅkhittena bhāsitassa evaṁ vitthārena attho daṭṭhabbo”ti …pe…
Demikianlah, bhikkhu, makna terperinci dari apa yang kukatakan secara ringkas harus dipahami.” …
This is how to see the detailed meaning of what I said in brief.” …
aññataro ca pana so bhikkhu arahataṁ ahosīti.
Dan bhikkhu itu kemudian menjadi salah satu dari para arahat.
And that mendicant became one of the perfected.
Sattamaṁ.
Ketujuh.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.