sn22.43:1.1 Di Sāvatthī.
sn22.43:1.2 “Para bhikkhu, berdiamlah dengan menjadi pulau bagi diri sendiri, berlindung pada diri sendiri, tanpa berlindung pada yang lain; dengan Dhamma sebagai pulau, dengan Dhamma sebagai perlindungan, tanpa berlindung pada yang lain.
sn22.43:1.3 Para bhikkhu, bagi mereka yang berdiam dengan menjadi pulau bagi diri sendiri, berlindung pada diri sendiri, tanpa berlindung pada yang lain; dengan Dhamma sebagai pulau, dengan Dhamma sebagai perlindungan, tanpa berlindung pada yang lain, maka sudah sepatutnya penyelidikan dilakukan: ‘Dari apakah kesedihan, ratapan, penderitaan, duka, dan keputusasaan ini muncul? Dari apakah ia berasal?’