sn22.1:15.1 Mereka tidak menganggap perasaan sebagai diri, atau diri sebagai yang memiliki perasaan; atau perasaan di dalam diri, atau diri di dalam perasaan.
BAGIAN 15
sn22.1:15.2 Mereka tidak terobsesi dengan pikiran: ‘Aku adalah perasaan, perasaan adalah milikku!’
sn22.1:15.3 Maka ketika perasaan itu dari mereka menjadi berubah dan musnah,
sn22.1:15.4 hal itu tidak menimbulkan kesedihan, ratapan, sakit, duka, dan keputusasaan.