sn22.1:12.1 Ia memandang bentukan-bentukan kehendak sebagai diri, atau diri sebagai yang memiliki bentukan-bentukan kehendak, atau bentukan-bentukan kehendak di dalam diri, atau diri di dalam bentukan-bentukan kehendak.
BAGIAN 12
sn22.1:12.2 Mereka terobsesi dengan pikiran: ‘Aku adalah bentukan-bentukan, bentukan-bentukan adalah milikku!’
sn22.1:12.3 Tetapi bentukan-bentukan itu dari mereka menjadi berubah dan musnah,
sn22.1:12.4 yang menimbulkan kesedihan, ratapan, sakit, duka, dan keputusasaan.