sn22.157:1.1 Di Sāvatthī.
sn22.157:1.2 “Para bhikkhu, ketika apakah yang ada, karena menggenggam apa, dan karena melekat pada apa, maka belenggu, kemelekatan, dan ikatan muncul?”
sn22.157:1.3 “Ajaran kami berakar pada Bhagavā, Bhante…”
sn22.157:1.4 “Ketika bentuk ada, karena menggenggam bentuk dan melekat pada bentuk, maka belenggu, kemelekatan, dan ikatan muncul.
sn22.157:1.5 Ketika perasaan ada…
sn22.157:1.6 ketika persepsi ada…
sn22.157:1.7 ketika bentukan-bentukan pikiran ada…
sn22.157:1.8 ketika kesadaran ada, karena menggenggam kesadaran dan melekat pada kesadaran, maka belenggu, kemelekatan, dan ikatan muncul.
sn22.157:1.9 Bagaimana menurut kalian, para bhikkhu,
sn22.157:1.10 apakah bentuk itu kekal atau tidak kekal?”
sn22.157:1.11 “Tidak kekal, Bhante.” …
sn22.157:1.12 “Apa yang tidak kekal…
sn22.157:1.13 …apakah dengan tidak menggenggam apa yang tidak kekal, menderita, dan akan berubah, maka belenggu, kemelekatan, dan ikatan dapat muncul?”
sn22.157:1.14 “Tidak, Bhante.” …
sn22.157:1.15 “Dengan melihat demikian…
sn22.157:1.16 …ia memahami: ‘…tidak ada lagi kelahiran kembali dalam kondisi ini.’”
sn22.157:1.17 Kedelapan.