sn22.127:1.1 Pada suatu ketika, Yang Mulia Sāriputta dan Yang Mulia Mahākoṭṭhika sedang berdiam di Bārāṇasī, di Taman Rusa Isipatana.
BAGIAN 1
sn22.127:1.2 Kemudian Yang Mulia Mahākoṭṭhika, pada suatu sore, setelah bangkit dari meditasi, mendekati Yang Mulia Sāriputta, memberi hormat, duduk di satu sisi, dan berkata kepada Yang Mulia Sāriputta:
sn22.127:1.3 “Sahabat Sāriputta, dikatakan ‘kebodohan, kebodohan’.”
sn22.127:1.4 “Apakah, sahabat, kebodohan itu?
sn22.127:1.5 Dan bagaimanakah seseorang disebut tenggelam dalam kebodohan?”