‹
SN 22.122

Sīlavantasutta

Sutta tentang Bhikkhu Bermoral

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 22.122

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn22.122:3.1

“Sakadāgāminā panāvuso sāriputta, bhikkhunā katame dhammā yoniso manasi kātabbā”ti?

“Tetapi, sahabat Sāriputta, hal-hal apakah yang harus direnungkan secara bijaksana oleh seorang bhikkhu yang kembali sekali?”

“But Reverend Sāriputta, what things should a mendicant once-returner rationally apply the mind to?”

sn22.122:3.2

“Sakadāgāmināpi kho, āvuso koṭṭhika, bhikkhunā ime pañcupādānakkhandhā aniccato …pe… anattato yoniso manasi kātabbā.

“Sahabat Koṭṭhika, seorang bhikkhu yang kembali sekali juga harus merenungkan secara bijaksana lima kelompok unsur yang melekat pada kemelekatan ini sebagai tidak kekal … sebagai bukan diri.

“A mendicant once-returner should also rationally apply the mind to these five grasping aggregates as impermanent … as not-self.

sn22.122:3.3

Ṭhānaṁ kho panetaṁ, āvuso, vijjati yaṁ sakadāgāmī bhikkhu ime pañcupādānakkhandhe aniccato …pe… anattato yoniso manasi karonto anāgāmiphalaṁ sacchikareyyā”ti.

Mungkin saja, sahabat, bahwa seorang bhikkhu yang kembali sekali yang merenungkan secara bijaksana lima kelompok unsur yang melekat pada kemelekatan ini akan merealisasikan buah yang tidak kembali.”

It’s possible that a mendicant once-returner who rationally applies the mind to the five grasping aggregates will realize the fruit of non-return.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.