‹
SN 22.104

Dukkhasutta

Dukkhasutta

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 22.104

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
sn22.104:1.1

Sāvatthinidānaṁ.

Di Sāvatthī.

At Sāvatthī.

sn22.104:1.2

“Dukkhañca vo, bhikkhave, desessāmi dukkhasamudayañca dukkhanirodhañca dukkhanirodhagāminiñca paṭipadaṁ.

“Para bhikkhu, Aku akan mengajarkan penderitaan, asal mula penderitaan, lenyapnya penderitaan, dan jalan menuju lenyapnya penderitaan.

“Mendicants, I will teach you suffering, the origin of suffering, the cessation of suffering, and the practice that leads to the cessation of suffering.

sn22.104:1.4

Katamañca, bhikkhave, dukkhaṁ?

Dan apakah, para bhikkhu, penderitaan itu?

And what is suffering?

sn22.104:1.5

Pañcupādānakkhandhātissa vacanīyaṁ.

Harus dikatakan: lima kelompok unsur kehidupan yang dilekati.

It should be said: the five grasping aggregates.

sn22.104:1.7

Seyyathidaṁ—rūpupādānakkhandho …pe… viññāṇupādānakkhandho.

Yaitu, kelompok unsur bentuk yang dilekati, kelompok unsur perasaan yang dilekati, kelompok unsur persepsi yang dilekati, kelompok unsur bentukan-bentukan mental yang dilekati, dan kelompok unsur kesadaran yang dilekati.

That is, the grasping aggregates of form, feeling, perception, choices, and consciousness.

sn22.104:1.8

Idaṁ vuccati, bhikkhave, dukkhaṁ.

Ini, para bhikkhu, disebut penderitaan.

This is called suffering.

sn22.104:1.9

Katamo ca, bhikkhave, dukkhasamudayo?

Dan apakah, para bhikkhu, asal mula penderitaan itu?

And what is the origin of suffering?

sn22.104:1.10

Yāyaṁ taṇhā ponobhavikā …pe… vibhavataṇhā—

Yaitu ketagihan yang menuju pada kelahiran kembali, disertai nafsu dan kesenangan, mencari kenikmatan di sana-sini; yaitu ketagihan pada kenikmatan indria, ketagihan pada kelahiran kembali, dan ketagihan pada pemusnahan.

It’s the craving that leads to future lives, mixed up with relishing and greed, taking pleasure there wherever it alights. That is, craving for sensual pleasures, craving for continued existence, and craving for nonexistence.

sn22.104:1.11

ayaṁ vuccati, bhikkhave, dukkhasamudayo.

Ini, para bhikkhu, disebut asal mula penderitaan.

This is called the origin of suffering.

sn22.104:1.12

Katamo ca, bhikkhave, dukkhanirodho?

Dan apakah, para bhikkhu, lenyapnya penderitaan itu?

And what is the cessation of suffering?

sn22.104:1.13

Yo tassāyeva taṇhāya asesavirāganirodho cāgo paṭinissaggo mutti anālayo—

Yaitu peluruhan dan lenyapnya tanpa sisa dari ketagihan itu juga, melepaskannya, meninggalkannya, membebaskannya, dan tidak melekat padanya.

It’s the fading away and cessation of that very same craving with no residue left behind; giving it away, letting it go, releasing it, and not clinging to it.

sn22.104:1.14

ayaṁ vuccati, bhikkhave, dukkhanirodho.

Ini, para bhikkhu, disebut lenyapnya penderitaan.

This is called the cessation of suffering.

sn22.104:1.15

Katamā ca, bhikkhave, dukkhanirodhagāminī paṭipadā?

Dan apakah, para bhikkhu, jalan menuju lenyapnya penderitaan itu?

And what is the practice that leads to the cessation of suffering?

sn22.104:1.16

Ayameva ariyo aṭṭhaṅgiko maggo.

Yaitu Jalan Mulia Berunsur Delapan ini, yaitu:

It is simply this noble eightfold path, that is:

sn22.104:1.17

Seyyathidaṁ—sammādiṭṭhi …pe… sammāsamādhi.

pandangan benar, kehendak benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar.

right view, right purpose, right speech, right action, right livelihood, right effort, right mindfulness, and right immersion.

sn22.104:1.18

Ayaṁ vuccati, bhikkhave, dukkhanirodhagāminī paṭipadā”ti.

Ini disebut, para bhikkhu, jalan praktik yang menuju pada lenyapnya penderitaan.”

This is called the practice that leads to the cessation of suffering.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.