sn21.6:1.1 Di Sāvatthī.
sn21.6:1.2 Kemudian Yang Mulia Bhaddiya si Kerdil mendatangi Sang Bhagavā.
sn21.6:1.3 Sang Bhagavā melihat Yang Mulia Bhaddiya si Kerdil datang dari kejauhan.
sn21.6:1.4 Setelah melihatnya, Beliau berkata kepada para bhikkhu:
sn21.6:1.5 "Para bhikkhu, apakah kalian melihat bhikkhu yang datang itu—buruk rupa, tidak sedap dipandang, cacat, dan diremehkan oleh para bhikkhu?"
sn21.6:1.6 "Ya, Bhante."
sn21.6:1.7 "Para bhikkhu, bhikkhu itu sangat perkasa dan kuat. Tidaklah mudah untuk menemukan pencapaian yang belum pernah ia capai.
sn21.6:1.8 Dan ia telah merealisasikan puncak tertinggi kehidupan suci dalam kehidupan ini juga. Ia hidup setelah mencapai dengan kebijaksanaan langsungnya sendiri tujuan yang karenanya para putra keluarga dengan benar meninggalkan kehidupan rumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah."
sn21.6:1.9 Demikianlah yang dikatakan Sang Bhagavā...
sn21.6:1.10 Kemudian Sang Guru, Sang Petapa, melanjutkan dengan berkata: