Demikian pula, para bhikkhu, seorang bhikkhu tertentu di sini pada pagi hari, setelah mengenakan jubah dan membawa mangkuk serta jubahnya, memasuki desa atau kota untuk menerima dana makanan tanpa menjaga tubuh, tanpa menjaga ucapan, tanpa menjaga pikiran, tanpa menegakkan perhatian, dan tanpa mengekang indria-indria.
In the same way, take a certain monk who robes up in the morning and, taking his bowl and robe, enters the village or town for alms without guarding body, speech, and mind, without establishing mindfulness, and without restraining the sense faculties.
‘Dengan tubuh yang terjaga, ucapan yang terjaga, pikiran yang terjaga, dengan perhatian yang ditegakkan, dan dengan indria-indria yang terkendali, kami akan memasuki desa atau kota untuk menerima dana makanan.’
‘We will enter the village or town for alms guarding body, speech, and mind, establishing mindfulness, and restraining the sense faculties.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.