sn17.23:1.1 Di Sāvatthī.
sn17.23:1.2 “Perolehan, penghormatan, dan popularitas adalah hal yang kejam …
sn17.23:1.3 Seorang umat awam perempuan yang berkeyakinan, dengan putra tunggal yang tercinta dan disayangi, akan dengan benar memohon kepadanya:
sn17.23:1.4 ‘Anakku, jadilah seperti perumah tangga Citta dan Hatthaka dari Āḷavī.’
sn17.23:1.5 Ini, para bhikkhu, adalah standar dan ukuran bagi para siswa awam laki-laki-Ku, yaitu perumah tangga Citta dan Hatthaka dari Āḷavī.
sn17.23:1.6 ‘Tetapi anakku, jika engkau meninggalkan kehidupan rumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah,
sn17.23:1.7 jadilah seperti Sāriputta dan Moggallāna.’
sn17.23:1.8 Ini, para bhikkhu, adalah standar dan ukuran bagi para siswa bhikkhu-Ku, yaitu Sāriputta dan Moggallāna.
sn17.23:1.9 ‘Dan anakku, semoga engkau tidak memperoleh perolehan, penghormatan, dan popularitas selagi engkau masih seorang sekha yang belum mencapai tujuan batinmu.’
sn17.23:1.10 Jika, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang masih sekha dan belum mencapai tujuan batinnya memperoleh perolehan, penghormatan, dan popularitas, itu menjadi rintangan baginya.
sn17.23:1.11 Demikianlah kejamnya perolehan, penghormatan, dan popularitas …
sn17.23:1.12 Demikianlah, para bhikkhu, kalian harus berlatih.”
sn17.23:1.13 Ketiga.