sn16.4:2.1 “Para bhikkhu, siapa pun bhikkhu yang mengunjungi keluarga dengan pikiran:
sn16.4:2.2 ‘Semoga mereka memberi kepadaku, semoga mereka tidak tidak memberi;
sn16.4:2.3 semoga mereka memberi banyak, bukan sedikit;
sn16.4:2.4 semoga mereka memberi yang baik, bukan yang kasar;
sn16.4:2.5 semoga mereka memberi dengan cepat, bukan dengan lambat;
sn16.4:2.6 semoga mereka memberi dengan penuh perhatian, bukan dengan lalai.’
sn16.4:2.7 Jika, para bhikkhu, ketika bhikkhu dengan pikiran demikian mengunjungi keluarga dan mereka tidak memberi, bhikkhu itu merasa kecewa; karena itu ia mengalami penderitaan dan kesedihan.
sn16.4:2.8 Jika mereka memberi sedikit, bukan banyak…
sn16.4:2.9 jika mereka memberi yang kasar, bukan yang baik…
sn16.4:2.10 jika mereka memberi dengan lambat, bukan dengan cepat, bhikkhu itu merasa kecewa; karena itu ia mengalami penderitaan dan kesedihan.
sn16.4:2.11 Jika mereka memberi dengan lalai, bukan dengan penuh perhatian, bhikkhu itu merasa kecewa; karena itu ia mengalami penderitaan dan kesedihan.
sn16.4:2.12 Para bhikkhu, bhikkhu seperti itu tidak layak mengunjungi keluarga.