Kemudian Yang Mulia Mahākassapa merapikan jubahnya pada pagi hari, membawa mangkuk dan jubahnya, dan pergi bersama Yang Mulia Ānanda sebagai bhikkhu pendampingnya menuju salah satu kediaman para bhikkhuni. Setelah tiba, ia duduk di tempat yang telah disediakan.
Then Venerable Mahākassapa robed up in the morning and, taking his bowl and robe, went with Venerable Ānanda as his second monk to one of the nuns’ quarters, where he sat down on the seat spread out.
Kemudian sejumlah bhikkhuni mendatangi Yang Mulia Mahākassapa. Setelah mendekat, mereka memberi hormat kepada Yang Mulia Mahākassapa dan duduk di satu sisi.
And then several nuns went up to Mahākassapa, bowed, and sat down to one side.
Setelah mengajari, mendorong, membangkitkan semangat, dan menggembirakan para bhikkhuni itu dengan khotbah Dhamma, Yang Mulia Mahākassapa bangkit dari duduknya dan pergi.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
SN 16.10 · Kediaman Para Bhikkhuni | Tiga Keranjang