sn15.3:2.1 “Bagus, bagus, para bhikkhu! Bagus sekali kalian memahami ajaranKu seperti ini.
sn15.3:2.2 Memang inilah yang lebih banyak, para bhikkhu: air mata yang telah kalian tumpahkan dan mengalir saat berkelana dan bertransmigrasi dalam waktu yang sangat panjang ini—menangis dan meratap karena bersatu dengan yang tidak dicintai dan berpisah dari yang dicintai—bukan air di empat samudra besar.
sn15.3:2.3 Untuk waktu yang lama, para bhikkhu, kalian telah mengalami kematian seorang ibu;
sn15.3:2.4 bagi kalian yang telah mengalami kematian seorang ibu, air mata yang tumpah dan mengalir saat menangis dan meratap karena bersatu dengan yang tidak dicintai dan berpisah dari yang dicintai—itu lebih banyak, bukan air di empat samudra besar.
sn15.3:2.5 Untuk waktu yang lama, para bhikkhu, kalian telah mengalami kematian seorang ayah …
sn15.3:2.6 kematian seorang saudara laki-laki …
sn15.3:2.7 kematian seorang saudara perempuan …
sn15.3:2.8 kematian seorang putra …
sn15.3:2.9 kematian seorang putri …
sn15.3:2.10 kemalangan kerabat …
sn15.3:2.11 kemalangan harta benda …
sn15.3:2.12 Untuk waktu yang lama, para bhikkhu, kalian telah mengalami kemalangan karena penyakit; bagi kalian yang telah mengalami kemalangan karena penyakit, air mata yang tumpah dan mengalir saat menangis dan meratap karena bersatu dengan yang tidak dicintai dan berpisah dari yang dicintai—itu lebih banyak, bukan air di empat samudra besar.”
sn15.3:2.13 Apakah sebabnya?
sn15.3:2.14 Para bhikkhu, saṁsāra ini tidak memiliki awal yang diketahui …
sn15.3:2.15 Para bhikkhu, cukuplah ini untuk membuat kalian menjadi jemu terhadap segala bentuk kondisi, cukup untuk menjadi tanpa nafsu, cukup untuk menjadi terbebaskan.”
sn15.3:2.16 Yang ketiga.