‹
SN 15.1

Tiṇakaṭṭhasutta

Sutta Rumput dan Kayu

Saṁyutta Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA SN 15.1

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

sn15.1:1.2 Pada suatu ketika, Sang Bhagavā sedang menetap di dekat Sāvatthī, di Hutan Jeta, taman Anāthapiṇḍika.

sn15.1:1.3 Di sana Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu:

sn15.1:1.7 "Para bhikkhu, saṁsāra ini tak berawal yang dapat diketahui.

sn15.1:1.8 Titik awal tidak terlihat bagi makhluk-makhluk yang berkelana dan bertransmigrasi, yang diliputi oleh ketidaktahuan dan terbelenggu oleh nafsu keinginan.

sn15.1:1.9 Misalkan, para bhikkhu, seseorang mengumpulkan semua rumput, kayu, ranting, dan dedaunan di Jambudīpa ini, lalu menyatukannya menjadi satu tumpukan, memotongnya menjadi potongan-potongan sepanjang empat jari, dan meletakkannya sambil berkata:

sn15.1:1.10 'Ini ibuku, ini ibu dari ibuku.' Para bhikkhu, ibu dan nenek dari orang itu belum habis, sementara rumput, kayu, ranting, dan dedaunan di Jambudīpa ini sudah habis dan lenyap.

sn15.1:1.12 Karena, para bhikkhu, saṁsāra ini tak berawal yang dapat diketahui.

sn15.1:1.13 Titik awal tidak terlihat bagi makhluk-makhluk yang berkelana dan bertransmigrasi, yang diliputi oleh ketidaktahuan dan terbelenggu oleh nafsu keinginan.

sn15.1:1.14 Demikianlah, para bhikkhu, kalian telah mengalami penderitaan yang panjang, mengalami kesakitan yang tajam, mengalami kehancuran, dan kuburan semakin bertambah.

sn15.1:1.15 Oleh karena itu, para bhikkhu, cukuplah untuk menjadi jemu terhadap segala bentukan, cukup untuk menjadi bosan, cukup untuk terbebaskan."

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.