sn12.70:7.1 “Tetapi, para Yang Mulia, dengan mengetahui dan melihat demikian, apakah kalian memahami pikiran makhluk lain dan orang lain, setelah merangkulnya dengan pikiran kalian—
sn12.70:7.2 pikiran bernafsu kalian pahami sebagai ‘pikiran bernafsu’;
sn12.70:7.3 pikiran tanpa nafsu kalian pahami sebagai ‘pikiran tanpa nafsu’;
sn12.70:7.4 pikiran penuh kebencian kalian pahami sebagai ‘pikiran penuh kebencian’;
sn12.70:7.5 dan pikiran tanpa kebencian sebagai ‘pikiran tanpa kebencian’?
sn12.70:7.6 Apakah kalian memahami pikiran dengan delusi sebagai ‘pikiran dengan delusi’,
sn12.70:7.7 dan pikiran tanpa delusi sebagai ‘pikiran tanpa delusi’?
sn12.70:7.8 Apakah kalian memahami pikiran yang mengerut sebagai ‘pikiran yang mengerut’,
sn12.70:7.9 dan pikiran yang tercerai-berai sebagai ‘pikiran yang tercerai-berai’?
sn12.70:7.10 Apakah kalian memahami pikiran yang luas sebagai ‘pikiran yang luas’,
sn12.70:7.11 dan pikiran yang tidak luas sebagai ‘pikiran yang tidak luas’?
sn12.70:7.12 Apakah kalian memahami pikiran yang tidak tertandingi sebagai ‘pikiran yang tidak tertandingi’,
sn12.70:7.13 dan pikiran yang tertandingi sebagai ‘pikiran yang tertandingi’?
sn12.70:7.14 Apakah kalian memahami pikiran yang terpusat dalam samādhi sebagai ‘pikiran yang terpusat dalam samādhi’,
sn12.70:7.15 dan pikiran yang tidak terpusat dalam samādhi sebagai ‘pikiran yang tidak terpusat dalam samādhi’?
sn12.70:7.16 Apakah kalian memahami pikiran yang terbebaskan sebagai ‘pikiran yang terbebaskan’,
sn12.70:7.17 dan pikiran yang tidak terbebaskan sebagai ‘pikiran yang tidak terbebaskan’?”
sn12.70:7.18 “Tidak, teman.”