sn12.66:13.1 Para bhikkhu, misalkan ada sebuah cawan perunggu berisi minuman yang sempurna warnanya, sempurna aromanya, sempurna rasanya.
sn12.66:13.2 Tetapi minuman itu tercampur racun.
sn12.66:13.3 Kemudian datanglah seorang pria yang tersiksa oleh panas terik, kewalahan karena panas, lelah, haus, dan kehausan.
sn12.66:13.4 Mereka berkata kepadanya:
sn12.66:13.5 ‘Tuan, ini cawan perunggu berisi minuman yang sempurna warnanya, sempurna aromanya, sempurna rasanya.
sn12.66:13.6 Tetapi minuman itu tercampur racun.
sn12.66:13.7 Minumlah jika engkau menginginkannya.
sn12.66:13.8 Jika engkau meminumnya, warna, aroma, dan rasanya yang menyenangkan akan menyegarkanmu. Tetapi meminumnya akan mengakibatkan kematian atau penderitaan yang mematikan.’
sn12.66:13.9 Kemudian, para bhikkhu, orang itu mungkin berpikir:
sn12.66:13.10 ‘Aku dapat menghilangkan dahaga akibat minuman keras ini dengan air minum, atau dengan whey, atau dengan air garam, atau dengan minuman asam; tetapi aku tidak akan meminum minuman itu, karena itu akan membawa bahaya dan penderitaan bagiku untuk waktu yang lama.’
sn12.66:13.11 Ia akan meletakkan cawan minuman itu. Setelah merenungkannya, ia tidak akan meminumnya,
sn12.66:13.12 dan akibatnya ia tidak akan mengalami kematian atau penderitaan yang mematikan.
sn12.66:13.13 Demikian pula, para bhikkhu, para petapa dan brahmana di masa lampau yang melihat hal-hal yang tampak indah dan menyenangkan di dunia sebagai tidak kekal, sebagai penderitaan, sebagai bukan diri, sebagai penyakit, dan sebagai bahaya,
sn12.66:13.14 mereka meninggalkan ketagihan.
sn12.66:13.15 Dengan meninggalkan ketagihan, mereka meninggalkan kemelekatan.
sn12.66:13.16 Dengan meninggalkan kemelekatan, mereka meninggalkan penderitaan.
sn12.66:13.17 Dengan meninggalkan penderitaan, mereka terbebas dari kelahiran, penuaan, dan kematian, dari kesedihan, ratapan, kesakitan, kesedihan batin, dan keputusasaan. Mereka terbebas dari penderitaan, demikianlah kukatakan.