Seyyathāpi, bhikkhave, taruṇo rukkho.
Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang anakan pohon.
Suppose there was a sapling.
Anakan Pohon
Seyyathāpi, bhikkhave, taruṇo rukkho.
Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang anakan pohon.
Suppose there was a sapling.
Atha puriso āgaccheyya kuddālapiṭakaṁ ādāya …pe…
Kemudian seseorang datang membawa cangkul dan keranjang …
Then a person comes along with a spade and basket. …
nadiyā vā sīghasotāya pavāheyya.
… atau menghanyutkannya ke dalam arus sungai yang deras.
They’d cut the sapling apart, cut up the parts, and chop it into splinters. They’d dry the splinters in the wind and sun, burn them with fire, and reduce them to ashes. Then they’d winnow the ashes in a strong wind, or glide them down a swift stream.
Evañhi so, bhikkhave, taruṇo rukkho ucchinnamūlo assa tālāvatthukato anabhāvaṅkato āyatiṁ anuppādadhammo.
Demikianlah, para bhikkhu, anakan pohon itu terpotong pada akarnya, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dihancurkan, dan tidak mungkin tumbuh lagi di masa depan.
In this way the sapling is cut off at the root, made like a palm stump, obliterated, and unable to arise in the future.
Evameva kho, bhikkhave, saṁyojaniyesu dhammesu ādīnavānupassino viharato taṇhā nirujjhati.
Demikian pula, para bhikkhu, ketika seseorang berdiam dengan merenungkan bahaya dalam hal-hal yang mengikat belenggu, maka nafsu keinginan (taṇhā) menjadi lenyap.
In the same way, there are things that tighten the fetters. When you concentrate on the drawbacks of these things, your craving ceases.
Taṇhānirodhā upādānanirodho …pe…
Dengan lenyapnya nafsu keinginan, lenyap pula kemelekatan (upādāna) …
When craving ceases, grasping ceases. …
evametassa kevalassa dukkhakkhandhassa nirodho hotī”ti.
Demikianlah berakhirnya keseluruhan kumpulan penderitaan ini.”
That is how this entire mass of suffering ceases.”
Sattamaṁ.
Ketujuh.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.