sn12.57:4.1 Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang anakan pohon.
sn12.57:4.2 Kemudian seseorang datang membawa cangkul dan keranjang …
sn12.57:4.3 … atau menghanyutkannya ke dalam arus sungai yang deras.
sn12.57:4.4 Demikianlah, para bhikkhu, anakan pohon itu terpotong pada akarnya, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dihancurkan, dan tidak mungkin tumbuh lagi di masa depan.
sn12.57:4.5 Demikian pula, para bhikkhu, ketika seseorang berdiam dengan merenungkan bahaya dalam hal-hal yang mengikat belenggu, maka nafsu keinginan (taṇhā) menjadi lenyap.
sn12.57:4.6 Dengan lenyapnya nafsu keinginan, lenyap pula kemelekatan (upādāna) …
sn12.57:4.7 Demikianlah berakhirnya keseluruhan kumpulan penderitaan ini.”
sn12.57:4.8 Ketujuh.