sn12.4:5.1 Kemudian, para bhikkhu, Bodhisatta Vipassī berpikir:
BAGIAN 5
sn12.4:5.2 ‘Ketika apakah yang ada maka kemelekatan muncul, dengan apakah sebagai sebab maka kemelekatan muncul?’
sn12.4:5.3 Kemudian, para bhikkhu, melalui pengamatan yang seksama, Bodhisatta Vipassī menembus dengan kebijaksanaan:
sn12.4:5.4 ‘Ketika nafsu keinginan ada maka kemelekatan muncul; dengan nafsu keinginan sebagai sebab maka kemelekatan muncul.’