sn12.4:15.1 Kemudian, para bhikkhu, Bodhisatta Vipassī berpikir:
BAGIAN 15
sn12.4:15.2 ‘Ketika apakah yang tidak ada sehingga kelahiran tidak terjadi? Dengan lenyapnya apakah maka kelahiran lenyap?’
sn12.4:15.3 Kemudian, para bhikkhu, melalui pengamatan yang seksama, Vipassī menembus dengan kebijaksanaan:
sn12.4:15.4 ‘Ketika penjelmaan tidak ada, kelahiran tidak terjadi. Dengan lenyapnya penjelmaan, kelahiran lenyap.’