sn12.4:10.1 Kemudian, para bhikkhu, Bodhisatta Vipassī berpikir:
BAGIAN 10
sn12.4:10.2 ‘Ketika apakah yang ada maka batin dan bentuk (nāmarūpa) muncul? Apakah syarat bagi batin dan bentuk?’
sn12.4:10.3 Kemudian, para bhikkhu, melalui pengamatan seksama (yoniso manasikāra), Bodhisatta Vipassī menembus dengan kebijaksanaan:
sn12.4:10.4 ‘Ketika kesadaran (viññāṇa) ada, maka batin dan bentuk muncul. Kesadaran adalah syarat bagi batin dan bentuk.’