sn12.25:2.1 “Sahabat Sāriputta, ada beberapa petapa dan brahmana yang mengajarkan tentang akibat perbuatan. Sebagian dari mereka menyatakan bahwa kesenangan dan kesakitan dibuat oleh diri sendiri.
sn12.25:2.2 Ada pula, sahabat Sāriputta, beberapa petapa dan brahmana yang mengajarkan tentang akibat perbuatan. Sebagian dari mereka menyatakan bahwa kesenangan dan kesakitan dibuat oleh orang lain.
sn12.25:2.3 Ada pula, sahabat Sāriputta, beberapa petapa dan brahmana yang mengajarkan tentang akibat perbuatan. Sebagian dari mereka menyatakan bahwa kesenangan dan kesakitan dibuat oleh diri sendiri dan juga oleh orang lain.
sn12.25:2.4 Dan ada pula, sahabat Sāriputta, beberapa petapa dan brahmana yang mengajarkan tentang akibat perbuatan. Sebagian dari mereka menyatakan bahwa kesenangan dan kesakitan muncul secara kebetulan, tidak dibuat oleh diri sendiri maupun oleh orang lain.
sn12.25:2.5 Dalam hal ini, sahabat Sāriputta, apakah yang dikatakan oleh Bhagavā? Apakah yang beliau ajarkan?
sn12.25:2.6 Bagaimanakah kami harus menjawab agar kami dapat dikatakan mengulangi apa yang telah dikatakan oleh Bhagavā, dan tidak memfitnah beliau dengan sesuatu yang tidak benar? Bagaimanakah kami harus menjelaskan sesuai dengan Dhamma, sehingga tidak ada rekan sejawat yang dapat memberikan alasan yang sah untuk menyalahkan kami?”