Kā ca, bhikkhave, taṇhāya upanisā?
Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi nafsu keinginan itu?
And what is it?
Upanisasutta
Kā ca, bhikkhave, taṇhāya upanisā?
Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi nafsu keinginan itu?
And what is it?
‘Vedanā’tissa vacanīyaṁ …pe…
Harus dikatakan: ‘Perasaan.’ …
You should say: ‘Feeling.’ …
‘phasso’tissa vacanīyaṁ …
Harus dikatakan: ‘Kontak.’ …
You should say: ‘Contact.’ …
‘saḷāyatanan’tissa vacanīyaṁ …
Harus dikatakan: ‘Enam bidang indria.’ …
You should say: ‘The six sense fields.’ …
‘nāmarūpan’tissa vacanīyaṁ …
Harus dikatakan: ‘Nama dan bentuk.’ …
You should say: ‘Name and form.’ …
‘viññāṇan’tissa vacanīyaṁ …
Harus dikatakan: ‘Kesadaran.’ …
You should say: ‘Consciousness.’ …
‘saṅkhārā’tissa vacanīyaṁ.
Harus dikatakan: ‘Bentukan-bentukan kehendak.’ …
You should say: ‘Choices.’ …
Saṅkhārepāhaṁ, bhikkhave, saupanise vadāmi, no anupanise.
Para bhikkhu, Aku katakan bahwa bentukan-bentukan kehendak memiliki kondisi vital, tidak tanpa kondisi vital.
I say that choices have a vital condition, they don’t lack a vital condition.
Kā ca, bhikkhave, saṅkhārānaṁ upanisā?
Dan apakah, para bhikkhu, kondisi vital bagi bentukan-bentukan kehendak?
And what is the vital condition for choices?
‘Avijjā’tissa vacanīyaṁ.
Harus dikatakan: ‘Ketidaktahuan.’
You should say: ‘Ignorance.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.