sn12.23:6.1 Demikianlah, para bhikkhu, ketidaktahuan adalah kondisi vital bagi bentukan-bentukan kehendak,
sn12.23:6.2 bentukan-bentukan kehendak adalah kondisi vital bagi kesadaran,
sn12.23:6.3 kesadaran adalah kondisi vital bagi nama dan bentuk,
sn12.23:6.4 nama dan bentuk adalah kondisi vital bagi enam bidang indria,
sn12.23:6.5 enam bidang indria adalah kondisi vital bagi kontak,
sn12.23:6.6 kontak adalah kondisi vital bagi perasaan,
sn12.23:6.7 perasaan adalah kondisi vital bagi nafsu keinginan,
sn12.23:6.8 nafsu keinginan adalah kondisi vital bagi kemelekatan,
sn12.23:6.9 kemelekatan adalah kondisi vital bagi keberlangsungan,
sn12.23:6.10 keberlangsungan adalah kondisi vital bagi kelahiran,
sn12.23:6.11 kelahiran adalah kondisi vital bagi penderitaan,
sn12.23:6.12 penderitaan adalah kondisi vital bagi keyakinan.
sn12.23:6.13 Keyakinan adalah kondisi vital bagi kegembiraan.
sn12.23:6.14 Kegembiraan adalah kondisi vital bagi sukacita.
sn12.23:6.15 Sukacita adalah kondisi vital bagi ketenangan.
sn12.23:6.16 Ketenangan adalah kondisi vital bagi kebahagiaan.
sn12.23:6.17 Kebahagiaan adalah kondisi vital bagi konsentrasi.
sn12.23:6.18 Konsentrasi adalah kondisi vital bagi pengetahuan dan penglihatan sebagaimana adanya.
sn12.23:6.19 Pengetahuan dan penglihatan sebagaimana adanya adalah kondisi vital bagi kekecewaan.
sn12.23:6.20 Kekecewaan adalah kondisi vital bagi kebosanan (pelenyapan nafsu).
sn12.23:6.21 Kebosanan adalah kondisi vital bagi kebebasan.
sn12.23:6.22 Kebebasan adalah kondisi vital bagi pengetahuan tentang berakhirnya (kekotoran batin).