sn12.23:4.1 Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi keyakinan itu?
sn12.23:4.2 Harus dikatakan: ‘Penderitaan.’
sn12.23:4.3 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa penderitaan memiliki kondisi vital.
sn12.23:4.4 Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi penderitaan itu?
sn12.23:4.5 Harus dikatakan: ‘Kelahiran kembali.’
sn12.23:4.6 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa kelahiran kembali memiliki kondisi vital.
sn12.23:4.7 Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi kelahiran kembali itu?
sn12.23:4.8 Harus dikatakan: ‘Keberlangsungan eksistensi.’
sn12.23:4.9 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa keberlangsungan eksistensi memiliki kondisi vital.
sn12.23:4.10 Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi keberlangsungan eksistensi itu?
sn12.23:4.11 Harus dikatakan: ‘Kemelekatan.’
sn12.23:4.12 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa kemelekatan memiliki kondisi vital.
sn12.23:4.13 Dan apakah, para bhikkhu, landasan pendukung bagi kemelekatan itu?
sn12.23:4.14 Harus dikatakan: ‘Nafsu keinginan.’
sn12.23:4.15 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa nafsu keinginan memiliki kondisi vital.