sn10.8:1.1 Pada suatu ketika Sang Bhagavā menetap di Rājagaha, di Hutan Sejuk.
sn10.8:1.2 Pada saat itu, perumah tangga Anāthapiṇḍika telah tiba di Rājagaha untuk suatu urusan.
sn10.8:1.3 Perumah tangga Anāthapiṇḍika mendengar:
sn10.8:1.4 "Konon seorang Buddha telah muncul di dunia."
sn10.8:1.5 Saat itu juga ia ingin pergi menemui Sang Bhagavā. Namun kemudian ia berpikir:
sn10.8:1.6 "Hari ini bukan waktu yang tepat untuk pergi menemui Sang Bhagavā.
sn10.8:1.7 Besok pagi aku akan pergi menemui Sang Bhagavā." Ia berbaring dengan pikiran yang terarah pada Buddha.
sn10.8:1.8 Pada malam itu, ia terbangun tiga kali, mengira hari telah fajar.
sn10.8:1.9 Kemudian perumah tangga Anāthapiṇḍika mendekati Gerbang Sivaka.
sn10.8:1.10 Makhluk-makhluk bukan manusia membukakan gerbang untuknya.
sn10.8:1.11 Ketika ia keluar dari kota, cahaya menghilang dan kegelapan muncul. Rasa takut, gentar, dan bulu badan merinding timbul, dan ia ingin berbalik kembali.
sn10.8:1.12 Kemudian yakkha Sivaka, yang tidak terlihat, berseru: