Buddha
Pengajar yang membongkar cara pandangan melekat dan membuat seseorang terikat pada pendapatnya sendiri.
Khotbah tentang Pandangan Benar
Sutta ini memakai perumpamaan pandangan seperti sesuatu yang dapat menjerat. Ia mengajak pembaca melihat bagaimana pendapat, identitas, dan kesimpulan batin bisa berubah menjadi pegangan yang membuat sempit.
Pengajar yang membongkar cara pandangan melekat dan membuat seseorang terikat pada pendapatnya sendiri.
Salah satu pusat penting penyampaian ajaran, tempat banyak dialog tentang pandangan dan latihan berlangsung.
Pandangan membantu bila dipakai untuk melihat, tetapi menjadi jerat bila dijadikan identitas yang harus dipertahankan.
mn9:26.1 Katamā panāvuso, jāti, katamo jātisamudayo, katamo jātinirodho, katamā jātinirodhagāminī paṭipadā?
mn9:26.2 Yā tesaṁ tesaṁ sattānaṁ tamhi tamhi sattanikāye jāti sañjāti okkanti abhinibbatti khandhānaṁ pātubhāvo, āyatanānaṁ paṭilābho—
mn9:26.3 ayaṁ vuccatāvuso, jāti.
mn9:26.4 Bhavasamudayā jātisamudayo, bhavanirodhā jātinirodho, ayameva ariyo aṭṭhaṅgiko maggo jātinirodhagāminī paṭipadā, seyyathidaṁ—
mn9:26.5 sammādiṭṭhi …pe… sammāsamādhi.