
Sāriputta
Murid utama yang menjelaskan pandangan benar secara bertahap kepada para bhikkhu di Jetavana.
Khotbah tentang Pandangan Benar
Sammādiṭṭhi Sutta adalah penjelasan panjang lebar dari Sāriputta tentang apa itu pandangan benar, mulai dari memahami yang bermanfaat dan tidak bermanfaat hingga memahami Empat Kebenaran Mulia.

Murid utama yang menjelaskan pandangan benar secara bertahap kepada para bhikkhu di Jetavana.

Wihara di Sāvatthī, tempat Sāriputta menyampaikan penjelasan ini kepada para bhikkhu.
Pandangan benar dimulai dari memahami perbuatan bermanfaat dan tidak bermanfaat beserta akarnya, lalu berkembang hingga memahami penderitaan dan jalan mengakhirinya.
“Sādhāvuso”ti kho te bhikkhū āyasmato sāriputtassa bhāsitaṁ abhinanditvā anumoditvā āyasmantaṁ sāriputtaṁ uttari pañhaṁ apucchuṁ:
“Baik, sahabat,” para bhikkhu itu, setelah menyetujui dan menghargai perkataan Yang Mulia Sāriputta, kemudian mengajukan pertanyaan lain kepada Yang Mulia Sāriputta:
“siyā panāvuso, aññopi pariyāyo yathā ariyasāvako sammādiṭṭhi hoti, ujugatāssa diṭṭhi, dhamme aveccappasādena samannāgato, āgato imaṁ saddhamman”ti?
"Tetapi, sahabat, adakah cara lain untuk menggambarkan seorang siswa mulia yang memiliki pandangan benar, yang pandangannya lurus, yang memiliki keyakinan penuh keyakinan pada Dhamma, dan telah sampai pada Dhamma sejati ini?"
Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.