
Sāriputta
Murid utama yang menjelaskan pandangan benar secara bertahap kepada para bhikkhu di Jetavana.
Khotbah tentang Pandangan Benar
Sammādiṭṭhi Sutta adalah penjelasan panjang lebar dari Sāriputta tentang apa itu pandangan benar, mulai dari memahami yang bermanfaat dan tidak bermanfaat hingga memahami Empat Kebenaran Mulia.

Murid utama yang menjelaskan pandangan benar secara bertahap kepada para bhikkhu di Jetavana.

Wihara di Sāvatthī, tempat Sāriputta menyampaikan penjelasan ini kepada para bhikkhu.
Pandangan benar dimulai dari memahami perbuatan bermanfaat dan tidak bermanfaat beserta akarnya, lalu berkembang hingga memahami penderitaan dan jalan mengakhirinya.
Yato kho, āvuso, ariyasāvako evaṁ vedanaṁ pajānāti, evaṁ vedanāsamudayaṁ pajānāti, evaṁ vedanānirodhaṁ pajānāti, evaṁ vedanānirodhagāminiṁ paṭipadaṁ pajānāti, so sabbaso rāgānusayaṁ pahāya …pe… dukkhassantakaro hoti—
Karena, teman, ketika seorang siswa mulia memahami perasaan demikian, memahami asal-mula perasaan demikian, memahami lenyapnya perasaan demikian, dan memahami jalan menuju lenyapnya perasaan demikian, maka dengan sepenuhnya meninggalkan kecenderungan tersembunyi terhadap nafsu … hingga … ia menjadi pengakhir penderitaan—
ettāvatāpi kho, āvuso, ariyasāvako sammādiṭṭhi hoti, ujugatāssa diṭṭhi, dhamme aveccappasādena samannāgato, āgato imaṁ saddhamman”ti.
sejauh ini pula, teman, seorang siswa mulia memiliki pandangan benar, pandangannya lurus, ia memiliki keyakinan penuh terhadap Dhamma, dan ia telah sampai pada Dhamma sejati ini.”
Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.