
Sāriputta
Murid utama yang menjelaskan pandangan benar secara bertahap kepada para bhikkhu di Jetavana.
Khotbah tentang Pandangan Benar
Sammādiṭṭhi Sutta adalah penjelasan panjang lebar dari Sāriputta tentang apa itu pandangan benar, mulai dari memahami yang bermanfaat dan tidak bermanfaat hingga memahami Empat Kebenaran Mulia.

Murid utama yang menjelaskan pandangan benar secara bertahap kepada para bhikkhu di Jetavana.

Wihara di Sāvatthī, tempat Sāriputta menyampaikan penjelasan ini kepada para bhikkhu.
Pandangan benar dimulai dari memahami perbuatan bermanfaat dan tidak bermanfaat beserta akarnya, lalu berkembang hingga memahami penderitaan dan jalan mengakhirinya.
Katamā panāvuso, vedanā, katamo vedanāsamudayo, katamo vedanānirodho, katamā vedanānirodhagāminī paṭipadā?
Tetapi apakah, sahabat, perasaan itu? Apakah asal-mula perasaan? Apakah lenyapnya perasaan? Apakah jalan yang menuju pada lenyapnya perasaan?
Chayime, āvuso, vedanākāyā—
Ada enam kelompok perasaan ini, sahabat—
cakkhusamphassajā vedanā, sotasamphassajā vedanā, ghānasamphassajā vedanā, jivhāsamphassajā vedanā, kāyasamphassajā vedanā, manosamphassajā vedanā.
perasaan yang lahir dari kontak mata, perasaan yang lahir dari kontak telinga, perasaan yang lahir dari kontak hidung, perasaan yang lahir dari kontak lidah, perasaan yang lahir dari kontak badan, dan perasaan yang lahir dari kontak pikiran.
Phassasamudayā vedanāsamudayo, phassanirodhā vedanānirodho, ayameva ariyo aṭṭhaṅgiko maggo vedanānirodhagāminī paṭipadā, seyyathidaṁ—
Dengan asal-mula kontak, muncullah asal-mula perasaan. Dengan lenyapnya kontak, lenyaplah perasaan. Jalan mulia berunsur delapan inilah jalan yang menuju pada lenyapnya perasaan, yaitu—
sammādiṭṭhi …pe… sammāsamādhi.
pandangan benar … hingga … konsentrasi benar.
Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.