MN 9

Sammādiṭṭhisutta

Khotbah tentang Pandangan Benar

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

Kenali Dunia dalam Sutta Ini

Sutta ini memakai perumpamaan pandangan seperti sesuatu yang dapat menjerat. Ia mengajak pembaca melihat bagaimana pendapat, identitas, dan kesimpulan batin bisa berubah menjadi pegangan yang membuat sempit.

Tokoh · Visual menyusul

Buddha

Pengajar yang membongkar cara pandangan melekat dan membuat seseorang terikat pada pendapatnya sendiri.

Tempat · Visual menyusul

Sāvatthī

Salah satu pusat penting penyampaian ajaran, tempat banyak dialog tentang pandangan dan latihan berlangsung.

Konsep · Visual menyusul

Jerat Pandangan

Pandangan membantu bila dipakai untuk melihat, tetapi menjadi jerat bila dijadikan identitas yang harus dipertahankan.

mn9:20.1

“Sādhāvuso”ti kho te bhikkhū āyasmato sāriputtassa bhāsitaṁ abhinanditvā anumoditvā āyasmantaṁ sāriputtaṁ uttari pañhaṁ apucchuṁ:

"Baik, sahabat," kata para bhikkhu itu, setelah menyetujui dan menghargai ucapan Yang Mulia Sāriputta, mereka mengajukan pertanyaan lebih lanjut kepadanya:

mn9:20.2

“siyā panāvuso, aññopi pariyāyo yathā ariyasāvako sammādiṭṭhi hoti, ujugatāssa diṭṭhi, dhamme aveccappasādena samannāgato, āgato imaṁ saddhamman”ti?

"Tetapi, sahabat, adakah cara lain yang dengannya seorang siswa mulia memiliki pandangan benar, pandangannya lurus, memiliki keyakinan penuh yang timbul dari pemahaman terhadap Dhamma, dan telah sampai pada Dhamma sejati ini?"

SUMBER TEKS
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗