“Siyā, āvuso.
“Mungkin saja, para sahabat.
Khotbah tentang Pandangan Benar
“Siyā, āvuso.
“Mungkin saja, para sahabat.
Yato kho, āvuso, ariyasāvako dukkhañca pajānāti, dukkhasamudayañca pajānāti, dukkhanirodhañca pajānāti, dukkhanirodhagāminiṁ paṭipadañca pajānāti—
Sahabat, ketika seorang siswa mulia memahami penderitaan, memahami asal mula penderitaan, memahami lenyapnya penderitaan, dan memahami jalan menuju lenyapnya penderitaan—
ettāvatāpi kho, āvuso, ariyasāvako sammādiṭṭhi hoti, ujugatāssa diṭṭhi, dhamme aveccappasādena samannāgato, āgato imaṁ saddhammaṁ.
maka sejauh itu pula, sahabat, siswa mulia itu memiliki pandangan benar, pandangannya lurus, memiliki keyakinan tak tergoyahkan terhadap Dhamma, dan telah sampai pada ajaran sejati ini.
Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.