‹
MN 9

Sammādiṭṭhisutta

Khotbah tentang Pandangan Benar

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA MN 9

Tokoh, tempat, dan gagasan utamanya

Sammādiṭṭhi Sutta adalah penjelasan panjang lebar dari Sāriputta tentang apa itu pandangan benar, mulai dari memahami yang bermanfaat dan tidak bermanfaat hingga memahami Empat Kebenaran Mulia.

Potret Sāriputta
TOKOH

Sāriputta

Murid utama yang menjelaskan pandangan benar secara bertahap kepada para bhikkhu di Jetavana.

Jetavana di Sāvatthī
TEMPAT

Jetavana

Wihara di Sāvatthī, tempat Sāriputta menyampaikan penjelasan ini kepada para bhikkhu.

KONSEP

Memahami yang bermanfaat dan tidak bermanfaat

Pandangan benar dimulai dari memahami perbuatan bermanfaat dan tidak bermanfaat beserta akarnya, lalu berkembang hingga memahami penderitaan dan jalan mengakhirinya.

Visual pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

Sinopsis singkat

Para bhikkhu meminta Sāriputta menjelaskan apa yang dimaksud dengan pandangan benar. Ia menjawabnya melalui serangkaian pertanyaan dan jawaban: memahami yang tidak bermanfaat dan akarnya, yang bermanfaat dan akarnya, makanan, Empat Kebenaran Mulia, penuaan dan kematian, kelahiran, keberadaan, kemelekatan, kehausan, perasaan, kontak, enam landasan indra, nama-dan-rupa, kesadaran, bentukan kehendak, hingga ketidaktahuan. Setiap bagian diperiksa bersama asal-usul dan lenyapnya, sehingga percakapan perlahan menelusuri keseluruhan rantai sebab yang mempertahankan penderitaan dan jalan untuk mengakhirinya.

mn9:71.1 Ketika, sahabat, seorang siswa mulia memahami noda-noda demikian, memahami asal mula noda-noda demikian, memahami lenyapnya noda-noda demikian, dan memahami praktik menuju lenyapnya noda-noda demikian, maka ia sepenuhnya meninggalkan kecenderungan tersembunyi terhadap nafsu, menyingkirkan kecenderungan tersembunyi terhadap penolakan, mencabut kecenderungan tersembunyi terhadap pandangan dan keangkuhan ‘aku’, meninggalkan ketidaktahuan dan memunculkan pengetahuan, dan dalam kehidupan ini juga ia mengakhiri penderitaan.

mn9:71.2 Sejauh inilah, sahabat, seorang siswa mulia disebut memiliki pandangan benar, pandangannya lurus, memiliki keyakinan penuh keyakinan pada Dhamma, dan telah sampai pada Dhamma sejati ini.”

mn9:71.3 Demikianlah Yang Mulia Sāriputta berkata.

mn9:71.4 Dengan gembira, para bhikkhu itu menyetujui ucapan Yang Mulia Sāriputta.

mn9:71.5 Selesailah Sutta Pandangan Benar, yang kesembilan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.