Buddha
Pengajar yang membongkar cara pandangan melekat dan membuat seseorang terikat pada pendapatnya sendiri.
Khotbah tentang Pandangan Benar
Sutta ini memakai perumpamaan pandangan seperti sesuatu yang dapat menjerat. Ia mengajak pembaca melihat bagaimana pendapat, identitas, dan kesimpulan batin bisa berubah menjadi pegangan yang membuat sempit.
Pengajar yang membongkar cara pandangan melekat dan membuat seseorang terikat pada pendapatnya sendiri.
Salah satu pusat penting penyampaian ajaran, tempat banyak dialog tentang pandangan dan latihan berlangsung.
Pandangan membantu bila dipakai untuk melihat, tetapi menjadi jerat bila dijadikan identitas yang harus dipertahankan.
mn9:22.1 Tetapi apakah, para sahabat, penuaan-dan-kematian itu, apakah asal-mulanya, apakah lenyapnya, dan apakah jalan yang menuju pada lenyapnya penuaan-dan-kematian?
mn9:22.2 Penuaan, ketuaan, gigi ompong, rambut beruban, kulit keriput, menurunnya vitalitas, dan melemahnya indria pada berbagai makhluk dalam berbagai golongan makhluk—
mn9:22.3 ini, para sahabat, disebut penuaan.
mn9:22.4 Dan apakah, para sahabat, kematian itu?
mn9:22.5 Kepergian, kelenyapan, kehancuran, hilangnya, kematian, ajal, berakhirnya waktu, hancurnya kelompok-kelompok kehidupan, ditinggalkannya jasad, dan terputusnya indria kehidupan pada berbagai makhluk dalam berbagai golongan makhluk—
mn9:22.6 ini, para sahabat, disebut kematian.
mn9:22.7 Demikianlah penuaan ini dan kematian ini—
mn9:22.8 ini, para sahabat, disebut penuaan-dan-kematian.
mn9:22.9 Dari asal-mula kelahiran, muncul penuaan-dan-kematian; dari lenyapnya kelahiran, lenyap pula penuaan-dan-kematian; dan jalan mulia berunsur delapan inilah jalan yang menuju pada lenyapnya penuaan-dan-kematian, yaitu—
mn9:22.10 pandangan benar … seterusnya … konsentrasi benar.