Buddha
Pengajar yang membongkar cara pandangan melekat dan membuat seseorang terikat pada pendapatnya sendiri.
Khotbah tentang Pandangan Benar
Sutta ini memakai perumpamaan pandangan seperti sesuatu yang dapat menjerat. Ia mengajak pembaca melihat bagaimana pendapat, identitas, dan kesimpulan batin bisa berubah menjadi pegangan yang membuat sempit.
Pengajar yang membongkar cara pandangan melekat dan membuat seseorang terikat pada pendapatnya sendiri.
Salah satu pusat penting penyampaian ajaran, tempat banyak dialog tentang pandangan dan latihan berlangsung.
Pandangan membantu bila dipakai untuk melihat, tetapi menjadi jerat bila dijadikan identitas yang harus dipertahankan.
mn9:20.1 "Baik, sahabat," kata para bhikkhu itu, setelah menyetujui dan menghargai ucapan Yang Mulia Sāriputta, mereka mengajukan pertanyaan lebih lanjut kepadanya:
mn9:20.2 "Tetapi, sahabat, adakah cara lain yang dengannya seorang siswa mulia memiliki pandangan benar, pandangannya lurus, memiliki keyakinan penuh yang timbul dari pemahaman terhadap Dhamma, dan telah sampai pada Dhamma sejati ini?"