
Buddha
Guru yang menolak generalisasi dan menilai praktik dari hasilnya.
Khotbah kepada Subha
Brahmana muda Subha bertanya apakah kehidupan rumah tangga atau kehidupan tanpa rumah lebih unggul. Buddha tidak menjawab secara mutlak: nilai sebuah jalan bergantung pada apakah ia dijalani dengan benar dan menghasilkan kebajikan. Inilah Subha Sutta.

Guru yang menolak generalisasi dan menilai praktik dari hasilnya.
Brahmana muda yang membandingkan kehidupan perumah tangga dan petapa.
Kota tempat Subha menemui Buddha.
Status luar tidak otomatis mulia; kehidupan rumah tangga maupun tanpa rumah harus dinilai dari kebajikan dan buah nyata yang dihasilkan.
Brahmana muda Subha menemui Buddha dan membandingkan kehidupan perumah tangga dengan kehidupan tanpa rumah. Ia menganggap kaum brahmana mengajarkan bahwa perumah tangga dapat melakukan jasa besar, sementara petapa hanya memiliki ruang sempit untuk berbuat kebajikan. Buddha menolak generalisasi itu dan meminta setiap jalan dinilai dari apakah praktiknya benar-benar berhasil. Percakapan kemudian membahas lima hal yang dianggap brahmana sebagai dasar perbuatan berjasa—kebenaran, pertapaan, kesucian, pembelajaran dan kemurahan hati. Buddha menunjukkan bagaimana kualitas-kualitas tersebut menemukan pemenuhan yang lebih dalam melalui batin yang bebas dari lima rintangan dan pengembangan cinta kasih, belas kasih, kegembiraan serta keseimbangan.
mn99:17.1 What do you think, student?
mn99:17.2 Which would have better flames, color, and radiance: a fire that depends on grass and logs as fuel, or one that does not?”
mn99:17.3 “If it were possible for a fire to burn without depending on grass and logs as fuel, that would have better flames, color, and radiance.”
mn99:17.4 “But it isn’t possible, except by psychic power.
mn99:17.5 Rapture that depends on the five kinds of sensual stimulation is like a fire that depends on grass and logs as fuel.
mn99:17.6 Rapture that’s apart from sensual pleasures and unskillful qualities is like a fire that doesn’t depend on grass and logs as fuel.
mn99:17.7 And what is rapture that’s apart from sensual pleasures and unskillful qualities?
mn99:17.8 It’s when a mendicant, quite secluded from sensual pleasures, secluded from unskillful qualities, enters and remains in the first absorption, which has the rapture and bliss born of seclusion, while placing the mind and keeping it connected.
mn99:17.9 This is rapture that’s apart from sensual pleasures and unskillful qualities.
mn99:17.10 Furthermore, as the placing of the mind and keeping it connected are stilled, they enter and remain in the second absorption, which has the rapture and bliss born of immersion, with internal clarity and mind at one, without placing the mind and keeping it connected.
mn99:17.11 This too is rapture that’s apart from sensual pleasures and unskillful qualities.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.