
Sāriputta
Murid utama yang menasihati dan kemudian membimbing Dhanañjāni.
Khotbah kepada Dhanañjāni
Sāriputta menegur brahmana Dhanañjāni yang menggunakan tanggung jawab keluarga sebagai alasan berbuat tidak benar. Ketika Dhanañjāni sakit keras, Sāriputta membimbing batinnya menuju alam Brahmā, lalu Buddha menunjukkan bahwa masih ada bimbingan yang lebih tinggi. Inilah Dhanañjāni Sutta.

Murid utama yang menasihati dan kemudian membimbing Dhanañjāni.
Brahmana yang lalai dan membenarkan perbuatannya atas nama tanggung jawab.
Kota tempat Dhanañjāni tinggal dan jatuh sakit.
Tanggung jawab kepada keluarga, pekerjaan, atau masyarakat tidak menghapus akibat perbuatan tidak benar.
mn97:32.1 “Dan apakah, Dhanañjāni, jalan menuju kebersamaan dengan Brahmā?
mn97:32.2 Di sini, Dhanañjāni, seorang bhikkhu berdiam dengan melimpahkan pikiran yang dipenuhi cinta-kasih ke satu arah, demikian pula ke arah kedua, demikian pula ke arah ketiga, demikian pula ke arah keempat; demikian pula ke atas, ke bawah, ke sekeliling, ke mana-mana, kepada seluruh dunia di segala penjuru, ia berdiam dengan melimpahkan pikiran yang dipenuhi cinta-kasih yang berlimpah, agung, tanpa batas, tanpa kebencian, tanpa niat jahat.
mn97:32.3 Ini, Dhanañjāni, adalah jalan menuju kebersamaan dengan para Brahmā.
Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.